Senin, 04 Februari 2013

Pemuda Jujur; Pemuda Hebat*



Pemuda dan mahasiswa adalah muda-mudi harapan bangsa. Katanya. Juga generasi pembaharu, bukan generasi penerus segala kecurangan dan kekurangan generasi sebelumnya. Sejarah Bangsa Indonesia bahkan dunia telah membuktikan bahwa pemuda dan mahasiswa sebagai kaum terpelajar telah berhasil meluruskan hal-hal yang menyimpang, menyadarkan hal-hal yang keliru, berbicara keadilan di mata hukum, bahkan menumbangkan rezim yang tidak berpihak pada rakyatnya.
            Jika kita perhatikan secara seksama, sepanjang tahun 2012 media massa di Indonesia ramai-ramai memberitakan banyaknya kasus korupsi di negeri yang katanya tanahnya tanah surga ini. Hartati Murdaya, Muhammad Nazaruddin, Angelina Sondakh, Mindo Rosalina, mereka adalah satu diantara sekian banyak orang telah ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK. Beberapa orang yang disebutkan diatas ditetapkan sebagai tersangka karena mereka korupsi atau bahasa halusnya mereka belum bisa bersikap jujur. Model korupsi yang dilakukan pun beraneka ragam, mulai dari menyuap, melakukan mark up anggaran, hingga melakukan gratifikasi “Seks”.
Bagi anda para pemuda dan mahasiswa yang “muak” dengan berita-berita ini, anda tidak sendiri. Banyak orang yang prihatin dan kesal melihat ulah para koruptor di negeri ini. Sepertinya tidak ada habisnya melihat daftar para koruptor, banyak orang yang was-was dan banyak yang menanti, setelah ini, siapa lagi??
Korupsi yang terus menghantui negara kita tercinta ini memang telah menyedot banyak perhatian masyarakat. Di berbagai tempat orang membicarakan korupsi. Mulai dari obrolan warung kopi sampai ‘talk show’ di televisi yang mengundang berbagai kontroversi. Bebrapa orang mungkin akan berfikir bahwa korupsi hanyalah topik orang-orang besar, seperti KPK, POLRI, ataupun Kejaksaan. Tapi sebenarnya bukan hanya itu, karena korupsi ada disekeliling kita. Gak percaya? Ini contoh paling sederhananya.
Teman-teman pasti sering berkendara, baik itu roda empat ataupun roda dua, kemudian teman-teman melanggar peraturan lalu lintas, kemudian teman-teman mempunyai inisiatif dengan melakukan “jalan damai” dengan petugas. Nah, sebenarnya menyuap aparat penegak hukum itu termasuk tindak pidana korupsi.
Korupsi yang dibahas disini merupakan bagian dari gaya hidup, bukan hanya dalam konteks hukum atau peradilan saja. Arti kata korupsi sendiri adalah “merusak” dari Bahasa Latin “corruptio”. Nah, makanya segala tindakan kita yang merusak, sebenarnya bisa diartikan sebagai tindak korupsi. Ketika kita terlambat dan membuat orang lain membuang waktu, kita telah melakukan korupsi terhadap waktu orang itu. Ketika kita “melebihkan” budget buku atau uang sekolah/ kuliah pada orang tua untuk nonton atau beli baju baru, itu juga termasuk korupsi, karena kita menyalahgunakan kepercayaan (Dan jabatan kita sebagai anak) untuk “memakan” apa yang bukan hak kita.
Sebagai Pemuda Indonesia yang hebat, penting buat kita semua untuk memahami betapa berbahayanya korupsi, supaya kita bisa menghindarinya dan menjalani hidup yang lebih berkualitas. supaya menjadi pemuda yang hebat itu, yuk kita mulai dari introspeksi diri kita sendiri. Apakah kita masih buang sampah sembarangan? Menyerobot antrean? Melanggar aturan lalu lintas? Tidak bayar pajak—bagi teman-teman yang sudah bekerja? Kalau diurai memang akan panjang bahwa banyak “kenakalan” yang kita lakukan tapi ternyata turut menyumbang kotoran dalam kehidupan berbangsa yang sudah kadung penuh udara korupsi. Butuh kerelaan dan kemauan kuat untuk mengubah gaya hidup kita.
Kalau kita terus bermimpi akan Indonesia yang lebih baik, bosan dan muak melihat berita-berita tentang kasus korupsi, tapi kita tidak melakukan apapun untuk mengubahnya, selamanya kita sulit maju. Cita-cita menjadi bangsa yang besar, hanya mimpi belaka. Mari kita mulai dari diri kita sendiri. Terapkan keberanian untuk berpikir, bertindak, dan berbicara jujur dari sekarang. Jujur adalah langkah pertama dalam memerangi korupsi. Dengan menjadi Pemuda yang jujur, kita belajar untuk merajut kualitas hidup kebangsaan yang lebih baik. Yuk, jadi pemuda yang anti korupsi dan pro gaya hidup berani jujur hebat. Semesta muda yang anti korupsi akan membawa perubahan luar biasa bagi bangsa kita bangsa Indonesia. 


*dari berbagai sumber



Tidak ada komentar:

Posting Komentar